Search

Tampilkan postingan dengan label komputer dan windows. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer dan windows. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Desember 2012

Cara Menghapus new heur level 9 menggunakan software

Berikut ini adalah cara menghilangkan atau menghapus new heur level 9 menggunakan software. prosesnya mungkin lumayan lama sekitar 2-3 jam tergantung banyak data yang ada di hardisk.

Sepertinya akan lebih efektif jika dilakukan di DOS, atau di Safe Mode.

silahkan download New.Heur Remover pada gambar dibawah.
Cara Menghapus new heur level 9 menggunakan software 

Kemudian baca petunjuk penggunaannya dibawah ini :
  • Sality removal menggunakan tampilan under DOS, sehingga ada 2 cara untuk penggunaannya.
  • Sebelum memulai, ada baiknya anti virus yg terinstall di disable sementara.
  • Cara pertama adalah dengan mengklik 2x secara langsung file SalityKiller.exe
  • Dengan cara pertama, maka proses scan & fix akan dimulai dari drive c: sampai disk terakhir.
  • Cara kedua adalah langkah untuk “mengakali”, sehingga salitykiller.exe hanya memproses disk yg kita mau.
  • cara kedua dimulai dengan menyalakan command promt terlebih dahulu.
  • Masuk Start –> All Programs –> accesories –> Command Prompt atau cara lain dengan start –> run –> ketik cmd, lalu enter.
  • Setelah tampilan command prompt muncul, arahkan ke folder tempat menyimpan salitykiller.
  • misal dismpan di my documents, maka setelah tampilan command prompt muncul, berurutan diketik :
    • ketik “cd My Documents” (tanpa kutip), lalu enter …..
    • ketik “cd Sality” (tanpa kutip), lalu enter …..
    • Lalu terakhir ketik “salitykiller.exe <command> <arguments>” (tanpa tanda kutip), lalu enter.
  • Command “cd” berfungsi sebagai perintah buka folder, dilanjutkan dengan nama folder.
  • Untuk berpindah ke folder di local disk lain, cukup dengan mengetik nama disk, misal : ketik “d:” (tanpa tanda kutip), maka tamipilan akan berganti menjadi “D:\”, elanjutnya ketik “dir” untuk melihat isi local disk d:, lalu lakukan seperti langkah 7.   misal : ketik “cd <nama folder> …. maka tampilan akan menjadi D:\<nama folder>
  • 10. Daftar perintah manual :
    • - salitykiller.exe –help    <—- untuk help/melihat list commmand
    • - salitykiller.exe -p c:     <—- untuk melakukan scan terhada drive c: saja
    • - salitykiller.exe -p d:     <—- untuk melakukan scan terhadap drive d: saja, tinggal ganti nama drive untuk drive selanjutnya.
    • - salitykiller.exe -r          <—- untuk scan removable disk
  • 11. selanjutnya bisa coba2 saja.
  • 12. good luck.

sumber : http://www.ennodr.com/2011/03/02/software-untuk-menghapus-new-heur-level-9/

Senin, 17 Desember 2012

Autorun.inf mengenal dan cara mematikannya

Autorun.inf
Mungkin sebagian besar kita sudah mengetahui apa itu Autorun.inf, tetapi saya yakin masih banyak juga yang belum tahu atau masih kurang tepat memahami tentang file autorun.inf ini. Hal ini terbukti masih sering kita dengan orang bertanya tentang virus Autorun.Inf, bagaimana cara menghapusnya dan lain-lainnya.
Kali ini akan dibahas sedikit lebih dalam mengenai Autorun.inf, semoga yang sudah tahu semakin tahu dan yang belum tahu mulai sedikit paham tentang autorun.inf, baik struktur yang ada didalamnya, manfaat, bahaya dan cara mematikan autorun.inf.

Autorun atau autoplay merupakan fasilitas di sistem operasi yang berfungsi menjalankan file secara otomatis ketika media seperti CD-ROM, DVD-ROM, Flash disk dan lainnya di masukkan/pasang di komputer. Sehingga ketika berbagai media tersebut dimasukkan, tanpa kita menjalankan apapun, ada program yang akan otomatis berjalan sendiri. Fitur ini biasa dimanfaatkan dalam CD Driver yang disertakan ketika membeli motherboard / VGA. Tetapi saat ini tidak dipungkiri malah dimanfaatkan sebagai media penyebar virus, terutama melalui flashdisk. Apalagi dengan penggunaan flashdisk yang sudah seperti jamur di musim hujan..
Sedangkan file Autorun.inf sendiri merupakan file yang berisi instruksi tertentu, tentang apa yang otomatis dijalankan ketika media seperti flashdisk/CD dimasukkan ke komputer. Instruksi ini dapat berupa perintah untuk menjalankan file exe.

STRUKTUR AUTORUN.INF
Autorun.inf hanya berupa text file biasa dan bisa dibuka dengan text editor seperti notepad. Ada baris-baris kode yang umum dijumpai didalamnya. Sebenarnya ada beberapa bagian (Key) yang bisa ditulis di autorun, yaitu [Autorun], [Content], [ExclusiveContentPaths], [IgnoreContentPaths], dan [DeviceInstall]. Disini hanya akan dibahas beberapa struktur [Autorun] saja, karena memang ini yang sering kita lihat ( selengkapnya bisa di baca disini )
Open
Perintah ini akan otomatis menjalankan file exe yang ada. Misalnya sebagai berikut
Open=setup.exe ( akan menjalankan file setup.exe yang berada satu direktory dengan autorun /root direktory)
Open=virus\inivirus.exe (akan menjalankan file inivius.exe yang ada di folder virus)
action
Untuk menampilkan nama/pesan ketika muncul Autoplay dialog.
shellexecute
Hampir sama dengan perintah Open, tetapi bisa juga untuk selain file exe, termasuk link website dan bisa ditambah dengan parameter sesudah nama file. Contoh :
shellexecute=http://ebsoft.web.id
action=Kunjungi ebsoft.web.id



icon
Untuk memberi icon di media yang dipakai (yang berisi autorun.inf). Bisa menggunakan file .ico, .exe .dll maupun .bmp. Contohnya :
icon=MyProg.exe,1
icon=myicon.ico


label
untuk memberi label (nama) pada media yang digunakan (nama drive CD-ROM atau flashdisk yang berisi autorun.inf tersebut.
label=Flashdisk Hebat


shell
Untuk menampilkan menu ketika klik kanan drive yang bersangkutan. Misalnya contoh berikut :
shell\menu baru=buka file contoh
shell\menu-baru\command=notepad "file-contoh.txt"
shell=menu baru

dengan kode diatas, maka ketika kita klik kanan drive-nya akan muncul menu “buka file contoh”. jika baris pertama dihilangkan maka menunya “menu baru”. dan ketika menu tersebut di klik akan dijalankan notepad dengan membuka file “file-contoh.txt”. Jadi ketika baris kode tersebut saling berhubungan. Jika baris 1 da 3 sama-sama digunakan maka baris 3 akan diabaikan.
Selanjutnya ketika fasilitas Autorun di hilangkan / di non aktifkan, maka program di open dan shellexecute tidak akan berjalan secara otomatis. Tetapi label, icon dan menu klik kanan tetap akan tampil. Agar lebih aman, maka kita bisa me-nonaktifkan fasilitas Autorun ini. bagaimana caranya ? Berikut penjelasannya :

Berbagai cara Me-nonaktifkan fasilitas Autorun di Windows
  • Menekan dan menahan tombol Shift ketika kita memasang/memasukkan Flashdisk/CD-ROM ( tidak berjalan di windows Vista).
  • Me-nonaktifkan melalui Registry
  • Memanfaatkan fasilitas gpedit.msc
Me-nonaktifkan Autorun melalui Registry
  1. Buka Registry Editor, Start Menu > Run, ketikkan Regedit
  2. Buka Key berikut : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
  3. Jika ada Key NoDriveTypeAutoRun, maka double klik dan isi nilainya dengan salah satu nilai berikut :
    DecimalHexadecimalEfek yang dihasilkan
    181b5Autorun tidak berjalan sama ekali untuk semua media
    14995Autorun hanya aktif untuk CD-ROM / DVD-ROM
    177b1Autorun hanya aktif untuk flash drive (flashdisk dan sejenisnya)
    14591Autorun aktif untuk semua media
  4. Jika Key NoDriveTypeAutoRun tidak ada maka buak dengan cara klik kanan, pilih New > Binary Value. Kemudian beri nama NoDriveTypeAutoRun, dan isi nilainya ( double klik) dengan nilai diatas.
  5. Langkah diatas hanya berefek di User yang bersangkutan. Agar berefek di semua pengguna komputer, lakukan hal yang sama untuk Key : HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\
Jika masih menggunakan Win 9x/ME maka caranya sedikit berbeda. Selengkapnya bisa dibaca artikel disini. Lebih jauh tentang caranya bisa dibaca juga artikel berikut : Mencegah virus menular melalui Flashdisk
Memanfaatkan fasilitas gpedit.msc
Ini bisa dilakukan untuk pengguna Windows 2000, Server 2003 dan Windows XP Professional, langkah-langkahnya sebagai berikut :
  1. Dari Start Menu > Run, ketikkan gpedit.msc lalu klik OK.
  2. Pilih Computer Configuration > Administrative Template dan klik System
  3. Di panel Settings, klik kanan Turn off Autoplay dan klik Properties ( di windows 2000, namanya Disable Autoplay)
  4. Klik Enabled kemudian pilih All drives di box Turn off Autoplay untuk mematikan fasilitas autorun di semua drive.
  5. Klik OK, dan tutup window dialog tersebut.
  6. Restart Komputer.
Untuk Pengguna Windows Vista, caranya sebagai berikut :
  1. Dari Start Menu ketikkan Gpedit.msc di box Start Search lalu tekan enter ( mungkin akan di tampilkan perintah untuk memasukkan password administrator)
  2. Di bagian Computer Configuration pilih Administrative Templates lalu pilih lagi Windows Components klik Autoplay Policies
  3. Di panel Details, double klik Turn off Autoplay
  4. Klik Enabled dan pilih All drives di box Turn off Autoplay untuk me-nonaktifkan Autorun di semua drive.
  5. Restart Komputer.
Jika cara diatas tidak berhasil menon aktfkan autorun, maka kemungkinan perlu download update sesuai dengan versi windows yang digunakan. Detailnya sebagai berikut :
Referensi :
http://en.wikipedia.org/wiki/Autorun.inf
http://support.microsoft.com/kb/953252/en-us
http://www.dailycupoftech.com/usb-drive-autoruninf-tweaking/
http://msdn.microsoft.com/en-us/library/bb776823.aspx

sumber : http://ebsoft.web.id/mengenal-lebih-dekat-autorun-inf/ 

Minggu, 16 Desember 2012

Cara Membuat dan Menggunakan Image System Windows 7

Cara Membuat dan Menggunakan Image System Windows 7 adalah sebuah tips trik komputer yang berguna untuk melakukan backup system operasi secara keseluruhan. Maksudnya adalah kita membuat backup sistem operasi secara keseluruhan baik itu hardware maupun aplikasi yang terdapat di dalamnya. Sehingga ketiak suatu waktu komputer kita mengalami error maka tidak perlu melakukan isntall ulang dari awal lagi, cukup gunakan image system yang telah dibuat. 

Manfaat Membuat Image System Windows 7 Dengan membuat image system windows 7 maka kita tidak akan dikahawtirkan lagi dengan hilangnya licensi atau kode aktivasi windows 7. Selain itu kita juga tidak akan direpotkan apabila kita kehilangan driver hardwae komputer. Karena semua informasi aktivasi dan driver hardware sudah tersimpan dalam image system windwos 7 yang kita buat. Lalu bagaiman acara membuatnya? 

Cara Membuat Image System Windows 7 dengan Mudah Pertama anda harus membuka Control Panel lalu memilih Backup and Restore Center. Pada jendela Backup and Restore di sebelah kiri atas ada pilihan Create a system image dan Create a system repair disc, pada kolom sebelah kanan ada pilihan untuk melakukan Back up menggunakan tombol Back up now. 

Pilihlah Create a system image untuk melakukan backup system secara keseluruhan dan membuat file imagenya. Pada saat anda melakukan backup system, anda akan ditanyakan tempat untuk menyimpan file image, lebih baik anda siapkan harddisk external yg masih memiliki kapasitas sebesar kapasitas drive c: anda, misal drive c: anda adalah 20Gb, berarti anda harus memiliki kapasitas paling tidak sebesar 21Gb. Setelah memilih tempat untuk menyimpan file image, proses pembuatan backup akan berlangsung, tunggulah sampai selesai. Ketika proses pembuatan image telah selesai, anda akan ditanya apakah anda ingin membuat System Repair Disk. Fungsi System Repair Disk adalah sebagai Boot Disk, ketika komputer anda Booting menggunakan System Repair Disk, disinilah anda akan ditanya mengenai file image yg telah anda buat. Secara garis besar fungsi System Repair Disk adalah fitur untuk memilih file image dan me-restorenya sehingga komputer kembali ke keadaan semula sebelum terjadi kerusakan system. "Creating a System Repair Disk", untuk membuatnya anda harus menyiapkan satu keping DVD Blank, DVD inilah nantinya yg akan menjadi Media Booting komputer anda. Setelah anda memasukan DVD Blank tersebut, Creating a System Repair Disk akan memilih sendiri drive DVD anda, yg harus anda lakukan hanya klik next hingga proses pembuatan System Repair Disk selesai. 

Setelah anda melakukan backup system dengan membuat system image juga membuat System Repair Disk, anda harus menyimpannya, jangan lupa untuk menandainya agar tidak hilang dan memudahkan anda mencarinya saat diperlukan. 

Cara Menggunakan Image System Windows 7 Pada saatnya anda akan melakukan Restore system, silahkan anda lakukan Booting menggunakan System Repair Disk yg telah anda buat, dan jangan lupa pasang HDD tempat anda menyimpan file imagenya. Ketika System Repair Disk selesai di boot, akan keluar pilihan 5 pilihan (Startup Repair, System Restore, System Image Recovery, Windows Memory Diagnostic, dan Command Prompt) Anda tinggal memilih System Image Recovery, dan nanti program akan memilih sendiri drive yg terdapat file image, pastikan apakah benar file image tersebut ada pada drive yg dipilih, jika anda tidak yakin anda dapat memilihnya secara manual. Lanjutkan proses hingga selesai, ketika proses telah selesai Windows anda akan kembali seperti saat anda melakukan backup. 

Nah demikian cara membuat image system windows 7 dengan mudah. Benar-benar mudah bukan? Oke selamat mencoba. Lakukan backup sekarang juga sebelum terjadi kerusakan fatal


Sumber : http://fadhilgalery.blogspot.com/2011/12/cara-membuat-image-system-windows-7.html